Arsip Blog
Lomba Menulis untuk Guru
Posted by Bekti Patria
Dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional bertepatan dengan pelaksanaan seminar nasional oleh Forum Nasional Pendidikan Alternatif bertajuk “Pendidikan Humanis Hari Ini”, panitia pelaksana (panpel) memberi kesempatan bagi mahasiswa dan guru untuk berkarya memberi sumbang pemikiran kritis idealis dan solutif dalam rangka ‘memanusiakan manusia’ secara tertulis dalam Lomba Esai-Narasi Nasional 2011.
Pelaksana
FORUM NASIONAL PENDIDIKAN KRITIS-ALTERNATIF
Waktu pelaksanaan
22 Maret – 22 Mei 2011
Tema
PELAKSANAAN PENDIDIKAN ALTERNATIF
Sub tema
1. Pendidikan dilematis
2. Belajar itu asik
3. Berbenah dari kelas
4. Antara guru, fasilitator, dan orang tua
Alamat mengirim
Naskah dikirim ke narasi.ep@gmail.com
Peserta
1. Mahasiswa
2. Guru
Penilaian
1. Orisinalitas;
2. Gaya bahasa; dan
3. Ketepatan analisa.
Pengumuman kepesertaan (berdasarkan naskah masuk) :
Pertama 5 April 2011
Kedua 3 Mei 2011
Ketiga 22 Mei 2011 (Hari terakhir pengiriman naskah, pukul 24.00 WIB)
bagikan:
Like this:
Lomba Esai
Posted by Bekti Patria
LOMBA ESAI TINGKAT PELAJAR-MAHASISWA
Tema “Kita Peduli”
deadline: 2 Juli 2010 cap pos
sumber: http://anbti.org/lomba-esai/
Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika (ANBTI) mengundang orang muda Indonesia berpartisipasi dalam lomba esai bertema “Kita Peduli”. Esai adalah hasil tulisan setelah melihat, merasakan, dan memahami permasalahan konkret bangsa ini dengan berbagai penyakit sosialnya, dan bagaimana orang muda memiliki gagasan untuk ikut berapartisipasi menyelesaikannya.
Tema ini diinspirasi oleh semangat Sumpah Pemuda 1928 di mana pada saat itu orang muda mau mengambil tanggungjawab ikut memecahkan persoalan bangsa. Dengan semangat persatuan, mereka berjuang bersama, melunturkan sekat-sekat primordialisme agama, dan etnis memperjuangkan cita-cita bersama, menghapus segala bentuk penjajahan. Dengan semangat yang sama pula, melalui lomba ini orang muda Indonesia diharapkan memiliki rasa kebersamaan dan kepedulian dalam ikut berusaha memecahkan persoalan bangsa dengan segala penyakit sosialnya.









