Arsip Blog
Pendidikan Karakter dalam Negeri 5 Menara
PENDIDIKAN KARAKTER ALA PESANTREN DALAM NEGERI 5 MENARA
/1/
Karakter merupakan aspek penting dari kualitas sumber daya manusia (SDM) karena kualitas karakter bangsa menentukan kemajuan suatu bangsa. Karakter adalah titian ilmu pengetahuan (knowledge) dan keterampilan (skill). Pengetahuan tanpa landasan kepribadian yang benar akan menyesatkan dan keterampilan tanpa kesadaran diri akan menghancurkan. Karena itu, karakter menjadi prasyarat dasar dan integral. Karakter itu akan membentuk motivasi, pada saat yang sama karakter dibentuk dengan metode dan proses yang bermartabat. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), karakter berarti sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain; tabiat; watak (1995:445). Jadi, karakter bukan sekadar penampilan lahiriah, melainkan secara implisit mengungkapkan hal-hal tersembunyi.
Indonesia Heritage Foundation (IHF), sebuah yayasan yang bergerak dalam bidang character building (pendidikan karakter) yang diprakarsai oleh Ratna Megawangi dan Sofyan A. Djalil melakukan pengkajian dan pengembangan pendidikan dengan menerapkan sembilan pilar karakter yang berasal dari nilai-nilai luhur universal, yaitu: pertama, cinta Tuhan dan alam semesta beserta isinya; kedua, tanggung jawab, kedisplinan, dan kemandirian; ketiga, kejujuran; keempat, hormat dan santun; kelima, kasih sayang, kepedulian, dan kerjasama; keenam, percaya diri; kreatif, kerja keras, dan pantang menyerah; ketujuh, keadilan dan kepemimpinan; kedelapan, baik dan rendah hati; kesembilan, toleransi, cinta damai, dan persatuan. (http://ihfkarakter.multiply.com/journal/item/1/VISI_MISI_IHF). Kesembilan pilar karakter inilah yang harusnya dimiliki oleh setiap manusia, khususnya generasi muda guna menghadapi tantangan di masa depan.
Pendidikan karakter memang penting dalam perkembangan manusia Indonesia saat ini. Terlebih dalam era global yang setiap negara berusaha memberi karakter setiap warga negaranya yang menjadi identitas penting dalam pergaulan global. Karakter adalah cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan bekerjasama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Individu yang berkarakter baik adalah individu yang bisa membuat keputusan dan siap mempertanggungjawabkan tiap akibat dari keputusan yang ia buat.
Kehadiran novel Negeri 5 Menara karya A. Fuadi ini sepertinya sangat tepat seiring didengung-dengungkannya kembali perlunya pendidikan karakter di Indonesia. Novel yang berlatar belakang pendidikan pesantren ini menceritakan pengalaman penulisnya selama belajar di sebuah pondok pesantren (dalam cerita ini disebut Pondok Madani) di Jawa Timur. Novel ini merupakan sebuah teks yang terinspirasi dari pengalaman penulisnya sendiri.
Read the rest of this entry








