Memaknai Pendidikan

hardiknas

Di tengah kegaduhan yang melanda dunia pendidikan, hari ini, 2 Mei 2013, bangsa Indonesia kembali memperingati Hari Pendidikan Nasional. Hari Pendidikan Nasional dicetuskan sebagai bentuk kesadaran bangsa Indonesia dalam memandang pendidikan sebagai suatu hal yang penting bagi keberlangsungan hidup sebuah bangsa. Pendidikan mempunyai tugas menyiapkan sumber daya manusia yang akan berperan sebagai penerus estafet pembangunan dan kemajuan bangsa.

Dalam persaingan global yang sangat deras, pendidikan mempunyai peran penting dalam upaya memajukan bangsa. Bagi bangsa yang ingin maju dan unggul dalam persaingan global, pendidikan merupakan kunci utamanya. Sumber daya manusia yang berkualitas merupakan prasyarat dasar bagi terbentuknya peradaban yang baik. Sebaliknya sumberdaya manusia yang buruk, akan secara pasti melahirkan masyarakat yang buruk pula.

Namun, perlu juga diingat bahwa pendidikan bukanlah sekadar transfer ilmu. Menurut kamus besar bahasa Indonesia pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan; proses, cara, perbuatan mendidik.

Sementara itu, melacak gagasan Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan, beliau berpendapat bahwa pendidikan adalah daya upaya untuk memajukan bertumbuhnya budi pekerti (kekuatan batin, karakter), pikiran, dan tubuh anak. Komponen budi pekerti, pikiran, dan tubuh anak tidak boleh dipisah-pisahkan agar dapat memajukan kesempurnaan pribadi anak.

Mencermati pengertian tersebut tersirat bahwa melalui pendidikan diharapkan terjadi proses humanisasi, pembukaan wawasan dan cakrawala. Pendidikan juga membawa manusia keluar dari kebodohan. Maka, hakikat pendidikan mempersiapkan peserta didik secara lahir dan batin agar mampu berperan di masa datang. Anak tidak cukup hanya cerdas secara pikiran, tetapi juga harus dapat menjalin kerjasama yang baik dengan orang lain, serta memiliki pribadi yang dapat menjadi teladan bagi orang-orang di sekitarnya.

Di hari pendidikan ini, perlu kiranya mengingat kembali makna pendidikan yang sesungguhnya. Pendidikan (mendidik) bukan sekedar menjejali ilmu pengetahuan kepada peserta didik. Namun, yang utama adalah membentuk dan membangun peserta didik menjadi pribadi yang kuat secara lahir maupun batin, fisik maupun mental, serta perilaku mereka untuk dapat menjawab tantangan zaman. Pendidikan yang dapat mewujudkan generasi bangsa sesuai dengan harapan di atas tentu memerlukan kerjasama berbagi pihak. Sebab, sesungguhnya pendidikan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tugas dan tanggung jawab seluruh warga bangsa Indonesia. SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL. Salam.##

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s