Penggunaan Kata “Jam” dan “Pukul”

286740717_5abee065e7Kata jam dan pukul masing-masing mempunyai makna sendiri, yang berbeda satu sama lain. Hanya saja, sering kali pemakaian bahasa kurang cermat dalam menggunakan kedua kata itu, masing-masing sehingga tidak jarang digunakan dengan maksud yang sama.

Kata jam menunjukkan makna ‘masa atau jangka waktu’, sedangkan kata pukul mengandung pengertian ‘saat atau waktu’. Dengan demikian, jika maksud yang ingin diungkapkan adalah ‘waktu atau saat’, kata yang tepat digunakan adalah pukul. Perhatikan contoh berikut.

1.  Acara itu akan dimulai pada pukul 10.00 pagi.
2.  Kegiatan belajar mengajar dimulai pukul 07.00.
3.  Setiap pukul 19.00 penjual nasi goreng itu lewat di depan rumah.

Sebaliknya, jika yang ingin diungkapkan itu ‘masa’ atau ‘jangka waktu’, kata yang tepat digunakan adalah jam. Perhatikan contoh berikut.

1.  Kegiatan belajar mengajar di sekolah berlangsung selama tujuh jam sehari.
2.  Perjalanan ke Surabaya menghabiskan waktu sekitar lima jam.
3.  Setiap enam jam sekali, ia harus minum obat.

Selain digunakan untuk menyatakan arti ‘masa’ atau jangka waktu’, kata jam juga berarti ‘benda penunjuk waktu’ atau ‘arloji’, seperti pada kata jam dinding atau jam tangan.

Demikian penjelasan singkat ini, semoga bermanfaat. Salam##

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s