Guru dan Lomba Blog

Dalam perkembangan teknologi informasi saat ini, blog berhasil merebut perhatian masyarakat dan menjadi tren yang sangat digemari, terutama di kalangan pengguna internet. Melihat perkembangan dunia blogger yang kian pesat, maka lomba blog pun kian banyak diselenggarakan, baik oleh instansi pemerintah maupun swasta. Bahkan, ada pula yang dikhususkan untuk profesi tertentu, misalnya guru. Berbagai lomba blog yang diselenggarakan tersebut memiliki tujuan mendorong para blogger untuk senantiasa berkreasi dalam memanfaatkan teknologi serta berupaya memberikan informasi-informasi positif kepada masyarakat.

Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa – yang berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan – merupakan salah satu instansi yang rutin menyelenggarakan lomba blog. Tahun 2012 ini, lomba yang diselenggarakan dalam rangka peringatan Bulan Bahasa dan Sastra serta bertajuk Lomba Blog Kebahasaan dan Kesastraan ini sudah memasuki tahun ke-3. Kegiatan Lomba Blog Kebahasaan dan Kesastraan tersebut dimaksudkan untuk memberikan penghargaan kepada pembuat blog kebahasaan dan kesastraan yang bernilai unggul, baik dari sisi artistik, informatika, maupun kemanfaatan isi yang termuat di dalam blog tersebut.

Melalui lomba ini, Badan Bahasa ingin mengajak para blogger untuk menyumbangkan gagasan dalam hal pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra Indonesia melalui tulisan di blog yang berisi aspirasi, gagasan, dan pengetahuan mengenai bahasa dan sastra Indonesia. Dalam setiap penyelenggaraan, dipilih 6 orang pemenang. Dan tahun 2012 pemenang Lomba Blog Kebahasaan dan Kesastraan berhasil diraih oleh nama-nama berikut.

Pemenang Lomba Blog Kebahasaan dan Kesastraan Tingkat Nasional tahun 2012
a. Pemenang I: Drs. Sawali, M.Pd. (Kendal)
b. Pemenang II: Bekti Patria Dwi Hastuti, S.S. (Madiun)
c. Pemenang III: R. Kusdaryoko, S.Pd. (Banjarnegara)
d. Pemenang Harapan I: Sabjan Badio (Jogja)
e. Pemenang Harapan II: Ferina Meliasanti (Subang)
f. Pemenang Harapan III: Ahlul Hukmi (Riau)

Selamat untuk para pemenang. Pengumuman hasil lomba Bulan Bahasa dan Sastra 2012 selengkapnya dapat dilihat di laman Badan Bahasa dan laman Kemdikbud.

Hal lain yang menarik dan membanggakan, meski lomba ini dibuka untuk umum, ternyata para pemenang lomba blog di atas didominasi oleh beliau-beliau yang berprofesi sebagai guru (peringkat 1 s.d. 4). Hal ini menunjukkan banyak guru Indonesia yang sudah melek teknologi, serta kreatif dalam berupaya menyebarkan informasi-informasi positif bagi masyarakat. Para guru tersebut menyadari bahwa saat ini menjadi guru tidak cukup hanya berdiri di ruang-ruang kelas, tetapi guru juga perlu hadir di ruang-ruang maya. Aktivitas nge-blog menjadi salah satu cara dan upaya guru untuk mendekati peserta didiknya yang saat ini cenderung lebih dekat dengan dunia maya. Di samping itu, aktivitas nge-blog di kalangan guru juga sangat dibutuhkan untuk kepentingan dunia pendidikan, yang salah satunya menjadi sarana komunikasi dan ajang berbagi informasi sesama guru di Indonesia.

Sekali lagi, selamat untuk para pemenang. Selamat untuk guru-guru Indonesia. Semoga segala yang telah Anda upayakan membawa manfaat bagi pembinaan dan pengembangan bahasa dan sastra Indonesia serta masyarakat pada umumnya. Sampai jumpa pada kompetisi  blog berikutnya. Salam.##

Iklan

Bulan Bahasa 2011 Berakhir di TMII, Jakarta

Kita sering malu bila tidak dapat berbahasa asing dengan baik dan benar. Padahal, kita seharusnya lebih malu bila tidak dapat berbahasa Indonesia dengan baik dan benar.
[Agus Dharma, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa]

Kalimat tersebut saya kutip dari sambutan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa pada acara Puncak Bulan Bahasa dan Sastra 2011 sekaligus pencanangan Gerakan Cinta Bahasa Indonesia (GCBI) di Gedung Sasana Utama, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jumat, 28 Oktober 2011. Sebuah kalimat/ungkapan yang menarik, yang sekaligus mengajak kita untuk mengintrospeksi diri dan merenung, sejauh mana kecintaan kita terhadap bahasa Indonesia. Kalimat tersebut tentunya lahir sebagai bentuk keprihatianan Pak Agus terhadap sikap masyarakat Indonesia terhadap bahasa Indonesia.

Acara puncak Bulan Bahasa 2011 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang digelar di Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta tersebut sekaligus menutup serangkaian acara dan kegiatan Badan Bahasa dalam rangka memperingati Bulan Bahasa dan Sastra 2011. Sedikitnya 2000 peserta yang terdiri para siswa, guru, sastrawan, penerima penghargaan, pemenang lomba, pemuda, organisasi, pejabat pemerintah, dan berbagai komponen masyarakat lainnya tumplek jadi satu.

Dalam acara tersebut juga  dicanangkan Gerakan Nasional Cinta Bahasa Indonesia (GCBI). Merupakan gerakan yang dilatarbelakangi  oleh perubahan perilaku masyarakat Indonesia dalam bertindak dan berbahasa. Pemerintah menyadari, saat ini penggunaan bahasa asing oleh masyarakat Indonesia di ruang-ruang publik  yang gencar, menimbulkan gejala kurangnya kebanggaan masyarakat dalam menggunakan Bahasa Indonesia. Mengingat kondisi tersebut, perlu dilakukan penegasan dan pemantap kembali kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, baik sebagai bahasa nasional maupun sebagai bahasa negara, dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara pada tatanan kehidupan global. Salah satu langkah yang dapat ditempuh untuk itu adalah menanamkan kembali kecintaan dan kebanggaan masyarakat terhadap bahasa Indonesia.

CGBI adalah salah satu bentuk kegiatan nyata yang dilakukan dalam rangka mewujudkan dan menumbuhkan perasaan cinta terhadap bahasa Indonesia. Gerakan ini bertujuan untuk menegaskan dan memantapkan kembali kedudukan dan fungsi Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional.

“Sejak dini anak-anak harus sudah diajarkan Bahasa Indonesia dengan baik, sehingga memperkuat  bahasa nasional kita,” kata Ketua Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbud  Agus Dharma, Ph. D. usai acara puncak Bulan Bahasa di TMII, Jakarta, Jumat (28/10).

Dalam kegiatan Bulan Bahasa tahun ini, ada sebelas kegiatan yang diselenggarakan, yaitu penilaian penggunaan Bahasa Indonesia di tempat umum (Adibahasa), penilaian penggunaan Bahasa Indonesia di media massa, sayembara penulisan cerpen remaja, sayembara penulisan proposal penelitian untuk mahasiswa, sayembara penulisan penulisan puisi SD, festival musikalisasi puisi, lomba blog kebahasaan dan kesastraan, pemilihan duta bahasa, debat bahasa antarmahasiswa, parade mural cinta Bahasa Indonesia, serta lomba keterampilan Berbahasa Indonesia bagi peserta BIPA.

Penghargaan Adibahasa (penggunaan Bahasa Indonesia di tempat umum ) diberikan kepada, tiga instansi/lembaga yaitu PT Carrefour Indonesia, PT Angkasa Pura II, dan Hotel Borobudur mendapat penghargaan sebagai instansi yang peduli dalam penggunaan Bahasa Indonesia. Ada pula penyerahan panji GCBI kepada Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Jawa Tengah, dan Gubernur Sulawesi Tenggara  sebagai perwakilan dari kepala daerah se-Indonesia.

Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Budaya Wiendu Nuryanti mengatakan, penggunaan Bahasa Indonesia di setiap instansi yang diberikan penghargaan memang belum sempurna. “Tetapi semangat dan tekad untuk peduli dan mencintai Bahasa Indonesia di instansi tersebut, patut mendapatkan penghargaan,” ujarnya pada Puncak Acara Bulan Bahasa dan Sastra di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Jumat (29/10).

Pada acara tersebut, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa juga memberikan penghargaan kepada para pemenang berbagai sayembara dan lomba yang diselenggarakan, yaitu;

Baca lebih lanjut

Lomba Menulis 2011

 1. Lomba Kritik Seni 2011

Lomba ini diselenggarakan oleh Direktorat Kesenian, NBSF Depbudpar, bekerjasama dengan http://www.situseni.com

Penjelasan Umum

Lomba kritik seni yang dimaksud adalah:

  • Lomba mengeritik karya seni dalam bentuk tulisan berupa tinjauan logis, etis, artistik dan estetik sehingga terpampang keharmonisan atau kerancuan karya seni menurut referensi yang dijadikan acuan dalam mengeritik.

  • Orientasi kritik dapat melihat suatu obyek (karya seni dari berbagai aspek, misalnya aspek tematik, estetik, dampak sosial, diseminasi manajemen seni, dan lain-lain.

Ketentuan teknis

  1. Lomba ini terbuka untuk umum serta tidak dipungut biaya.
  2. Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu tulisan.
  3. Tulisan menggunakan bahasa Indonesia dengan mengikuti kaidah tata bahasa baku Bahasa Indonesia.
  4. Panjang tulisan tidak dibatasi, menggunakan jenis huruf Arial 12pt, spasi 1,5.
  5. Tulisan dalam bentuk softcopy dikirim kealamat e-mail: lks2011@situseni.com dan di-cc ke e-mail: situseni@yahoo.co.id

Keterangan lengkap silakan baca di sini

________________________________________________

2. Lomba Blog Kebahasaan dan Kesastraan 2011, Badan Bahasa

lomba blog 2011Deadline: 15 Oktober 2011

Lomba Blog Kebahasaan dan Kesastraan (Tingkat Nasional)
Dalam perkembangan teknologi informasi saat ini, blog berhasil merebut perhatian masyarakat dan menjadi tren yang sangat digemari, terutama di kalangan pengguna internet. Atas dasar itu, kegiatan ini diselenggarakan dengan maksud untuk memberikan penghargaan kepada pembuat blog kebahasaan dan kesastraan yang bernilai unggul, baik dari sisi artistik, informatika, maupun kemanfaatan isi yang termuat di dalam blog tersebut.

Tujuan
Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan

  1. Menyumbangkan gagasan untuk pengembangan dan pem-binaan bahasa dan sastra Indonesia;
  2. Mengajak para penggubah blog (blogger) untuk menuang-kan aspirasi, gagasan, dan pengetahuan tentang bahasa dan sastra Indonesia melalui media blog.
  3. Memberikan penghargaan kepada para penggubah blog yang telah memasyarakatkan penggunaan bahasa Indone-sia yang baik dan benar di media internet.

informasi selengkapnya silakan klik dan baca brosurnya di sini

_______________________________________________________________

3.  Lomba Menulis Cerpen dan Cerber Femina 2011

Femina kembali mengundang Anda –para penulis fiksi hebat– untuk ikut serta dalam Sayembara Cerpen & Cerber femina. Tantang daya cipta Anda untuk menjadi penulis terkenal sekaligus membawa pulang total hadiah Rp44 juta!

Hadiah Sayembara Cerpen*

Pemenang I : Rp6.000.000

Pemenang II : Rp4.000.000

Pemenang III : Rp3.000.000

Hadiah Sayembara Cerber*

Pemenang I : Rp15.000.000

Pemenang II : Rp9.000.000

Pemenang III : Rp7.000.000

*Hadiah dikenakan pajak 5% (dengan NPWP) atau 6% (tanpa NPWP)

Syarat dan ketentuan silakan baca di sini

_________________________________________________

4. Sayembara Penulisan Cerpen bagi Remaja tahun 2011

Penyelenggara Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Nasional

deadline: 6 September 2011 Keterangan lengkap silakan baca di sini